Sepeda dan kesehatan

Salah satu dari 12 Kelebihan Sepeda adalah bahwa sepeda bermanfaat bagi kesehatan, semua sudah memakluminya. Keberadaan sepeda statis di gym tentu merupakan bukti nyata bahwa masyarakat sudah memahami manfaat sepeda bagi kesehatan. Mari kita tengok secara rinci apa saja manfaat tersebut yang dilansir oleh laman betterhealth.gov.au.

Disebutkan jika bersepeda hanya dua sampai empat jam seminggu diperoleh manfaat sebagai berikut:

~pelatihan otot yang baik karena bersepeda menggunakan semua otot utama untuk pergerakan.

~mudah dilakukan, tidak seperti olahraga lain yang membutuhkan ketrampilan khusus. Setiap orang yang pernah bersepeda di masa kecilnya, tidak akan kehilangan kemampuannya.

~bersepeda meningkatkan kekuatan dan stamina.

~bersepeda merupakan cara mudah dan menyenangkan dalam upaya memelihara kebugaran.

~sebagai alat transportasi, bersepeda merupakan alternatif sehat dari posisi duduk terus menerus, baik di kendaraan mau pun di rumah dan tempat kerja.

Bersepeda secara reguler adalah aktivitas aerobik, yang artinya jantung, pembuluh darah dan paru-paru kita aktif bekerja. Kita bernafas lebih dalam, berkeringat, dan suhu tubuh naik, yang kesemuanya bermanfaat dalam memperbaiki tingkat kebugaran kita. Manfaatnya antara lain meningkatkan:

~ kesehatan kardiovaskular

~kekuatan dan kelenturan otot

~pergerakan persendian

~koordinasi gerak dan postur tubuh

~kekuatan tulang

~pembakaran lemak

~daya tahan terhadap penyakit

~pencegahan terhadap kegelisahan dan depresi

Obesitas dan pengendalian berat badan
Bersepeda meningkatkan kecepatan metabolis, membentuk otot dan membakar lemak. Riset mengatakan tiap orang perlu membakar sekurangnya 2.000 kalori per minggu melalui aktivitas raga. Kontinyu bersepeda akan membakar 300 kalori per jam.

Kardiovaskular
Resiko penyakit kardiovaskular yaitu stroke, darah tinggi dan serangan jantung berkurang dengan bersepeda secara reguler karena merangsang dan memperbaiki sirkulasi jantung dan paru-paru. Riset dilakukan selama 14 tahun terhadap 30.000 pesepeda usia 20 hingga 93, di Denmark.

Kanker
Berbagai riset telah dilakukan untuk meneliti pengaruh latihan kebugaran terhadap kanker, dan terbukti menurunkan resiko terutama terhadap kanker payudara dan kanker usus besar.

Cedera tulang dan arthritis
Bersepeda meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan koordinasi. Ini membantu mencegah kemungkinan terjatuh dan patah tulang. Bersepeda merupakan kegiatan ideal jika bagi pengidap osteoartritis, karena berdampak rendah, tidak terlalu membebani persendian.

Penyakit mental
Bersepeda secara reguler dapat memulihkan kondisi kesehatan mental seperti depresi, stres, dan kecemasan. Selain karena efek latihan fisik itu sendiri, terutama karena kenikmatan yang dialami saat bersepeda.

varnahandcycles.com

Sepeda bagi difabel
Sepeda tangan atau hand cycle adalah sepeda roda tiga yang digerakkan dengan tangan. Sepeda roda tiga ini memungkinkan mereka yang diamputasi, penderita cedera tulang belakang juga mereka yang sedang dalam masa pemulihan dari stroke, dapat melakukan aktivitas bersepeda. Manfaat kardiovaskular dan aerobik yang diperoleh serupa dengan pesepeda lainnya. ■