Pengalaman Beralih ke Sepeda

Dalam bukunya, The urban cycling survival guide — need-to-know skills and strategies for biking in the city, Yvonne Bambrick menceritakan pengalamannya saat beralih dari pengemudi mobil menjadi pesepeda. Ia orang Toronto, seorang konsultan urban cycling dan aktif di berbagai komunitas dan institusi persepedaan Di sini bisa disimak aktivitasnya, dan berikut ini sedikit kutipan dari prakata bukunya.

Tidak perlu studi atau statistik untuk membuktikan bahwa jumlah pesepeda meningkat pesat di Amerika Utara — banyaknya sepeda di jalanan, bahkan banyak yang mampir di toko pakaian kelas atas, adalah bukti yang cukup untuk mengatakan ledakan sepeda sudah tiba.

Sejak tahun 1890-an sepeda tidak pernah sekeren sekarang. Sepeda itu abadi, yang dulu dikenal sebagai kuda besi, adalah salah satu kendaraan pribadi tertua buatan manusia, dan berpengaruh besar pada sejarah. Dari perannya dalam emansipasi, perubahan pakaian sehari-hari, hingga pengerasan jalanan kota, eksperimen penerbangan, dan transportasi,

Sebagian besar kota di Amerika Utara berada dalam tahap beradaptasi terhadap sepeda, jutaan orang memilih sepeda untuk transportasi sehari-hari. Lewatlah sudah hari-hari saat sepeda dilihat sebagai kendaraan terakhir si miskin atau hanya dikuasai para pria bercelana pendek ketat dan kaus berwarna warni cerah.

Kini jauh lebih banyak wanita dan pria dari segala usia, latar belakang, dan pekerjaan yang bersepeda – dan mereka mengenakan pakaian apa pun yang mereka suka. Sepeda semakin menarik perhatian, dipahami, dan dipuji sebagai kendaraan yang sangat efisien, menyenangkan, cepat, elegan, dan mudah diakses – solusi klasik untuk begitu banyak masalah kota kita. “Ketika anda bersepeda, nilainya bukan sekedar transportasi, tapi sebagai kunci untuk rancangan kota berkelanjutan di masa depan,” kata Lloyd Alter, editor pengelola TreeHugger.com.

Dengan pertumbuhan pesepeda ini, pemerintah berbagai kota juga semakin berinvestasi dalam perluasan dan pembaruan program dan infrastruktur sepeda. Mereka mengakui sepeda penting bagi transportasi perkotaan berkelanjutan yang dapat membantu meringankan beban kemacetan lalu lintas. Kita sedang dalam perjalanan, kita belum sampai ke sana. Namun menurut John Pucher dan Ralph Buehler dalam buku mereka City Cycling, dengan kebijakan yang tepat, jumlah pesepeda dapat ditingkatkan secara dramatis:
“Banyak kota yang sangat berbeda dalam ukuran, pola penggunaan lahan, sejarah, dan budaya, telah berhasil meningkatkan jumlah pesepeda dan membuatnya lebih aman.”

Saya pengemudi mobil berlisensi selama lebih dari 20 tahun, saya sangat suka mengemudi dan dapat menghargai kendaraan bermotor sebagai alat transportasi. Saya yakin bahwa pengalaman saat pertama kali mengendarai sepeda telah menjadikan saya sebagai pengemudi mobil yang lebih baik. Ketika sesekali bersepeda, saya menjadi pesepeda yang lebih baik. Itulah yang memungkinkan saya untuk bisa memahami jalan raya dari dua perspektif.

Mobil saya jual pada tahun 2000, uangnya untuk membayar studi pasca sarjana saya. Sejak saat itu keinginan untuk membeli mobil tidak pernah terlintas di benak saya, dan saya bangun kehidupan saya sedemikian rupa sehingga tidak perlu membeli mobil.

Kembali ke sadel sepeda memungkinkan saya untuk mundur dan melihat kepemilikan mobil dari perspektif yang sama sekali baru. Saya menyadari bahwa memiliki dan sering menggunakan mobil secara berlebihan untuk perjalanan jarak pendek sebenarnya membuat saya dan miliaran orang lain jauh lebih bergantung pada sistem. Suatu sistem yang diperlukan untuk membuat, membeli, memarkir, mengasuransikan, memperbaiki, dan mengisi bahan bakar mobil. Tidak ada lagi kemandirian yang semula terbayang di awal pembelian mobil.

Mobil, meskipun berguna dan penting bagi sebagian orang, juga merupakan faktor penyebab banyak penyakit masyarakat kita – obesitas, stres, penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup yang kurang gerak, kualitas udara yang memburuk, kekacauan kota, dan terpisah-pisahnya komunitas. Mobil mungkin merupakan simbol kebebasan dan kemerdekaan dalam iklan dan lagu rock, tapi bagi saya sepeda tidak hanya dalam iklan dan lagu, tapi benar-benar memberi kebebasan dan banyak hal lainnya lagi.