BPJS untuk kota yang lebih bike

BPJS, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan perlu melirik dan meneliti lebih dalam kota-kota yang ramah sepeda dalam perspektif investasi dan pembiayaan kesehatan.

Setiap Rp 20 juta yang diinvestasikan untuk jalur sepeda memberi manfaat setara dengan tambahan satu tahun kesehatan seluruh warga kota, itu perhitungan di 2015 untuk Newy York City. –

Pengembalian investasi itu jauh lebih baik dari investasi untuk layanan kesehatan secara langsung seperti dialisis, sebesar Rp 1,8 miliar, untuk satu QALY (quality-adjusted life year – tahun kehidupan lebih berkualitas). Sedangkan untuk vaksin dibutuhkan investasi Rp 1,5 juta guna menghasilkan satu QALY.

Kota New York menginvestasikan Rp 1 miliar untuk jalur sepeda sepanjang 73 km, bagi 8,5 juta penduduknya dengan prediksi 9% penduduk (765.000) akan memnfaatkannya. Kemudian biaya dan manfaat, langsung atau tidak langsung, dari setiap kilometer jalur sepeda itu mereka bandingkan dengan kondisi sebelum dibangun.

Diperoleh data bahwa menambahkan jalur sepeda di jalan raya mengurangi risiko kecelakaan, membuat warga melakukan aktivitas fisik, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dalam arti pengurangan polusi.

Bagi setiap orang, jalur sepeda menciptakan tambahan biaya sebesar Rp 40.000 dan memperoleh 0,0022 QALY.
“Kita dapati bahwa intervensi sosial semacam ini, yang tidak berkaitan langsung secara medis, ternyata memiliki dampak positif luarbiasa bagi perpanjangan usia kehidupan,” kata Dr. Babak Mohit dari Universitas Columbia.

“Pemerintah Kota menganggarkan dana kesehatan Rp 950 juta per QALY, melalui investasi jalur sepeda Rp 20 juta per QALY kita bisa membeli lebih banyak kehidupan dengan biaya lebih sedikit,” lanjut Dr. Mohit.

Tentu besaran data ini hanya berlaku untuk kota New York, namun sistem perhitungannya bisa diterapkan di mana saja, seberapa besar penghematan anggaran kesehatan apabila dibangun jalur sepeda.
Dengan demikian diharapkan setiap kota mulai memasukkan jalur sepeda ke dalam rencana anggarannya, memiliki action plan hingga 2030, dan melakukan kampanye bersepeda lebih holistik, dari edukasi di usia dini hingga pemberian insentif pada kalangan usaha. Misal seperti Queensland Bicycle Infrastructure 2016-2026.