Om Dan Tante Bike To Work Indonesia

Seringkali saya (mungkin juga anda), mendapatkan respon “ketidaksetujuan” dari sahabat baru b2w ketika dia kita panggil dengan om atau tante, dengan respon +/- seperti ini :

  • Saya masih mudah keknya lom pantes dipanggil om
  • Masak anak smu dipanggil om ?
  • Jangan gitu aah, aku kan masih lajang, gak cocok dipanggil tante, mbak aja ya ?
  • Idiiiiihh aku dipanggil tante !!! pleaseee jangan dung,..
  • Dan seterusnya…..

Terus bagaimana anda menjawab/merespon atas hal tersebut ? xixixixiiiiiiiiiiii

Pertanyaannya sekarang adalah, kenapa panggilan sayang kita kepada sahabat b2w itu adalah om atau tante ?

Sahabat b2w, seperti yang saya sampaikan di beberapa “note” sebelumnya bahwa organisasi b2w-indonesia dibangun untuk mewadahi gerakan moral sepeda sebagai alat transportasi alternative, dan diharapkan bahwa orang-orang yang “tergerak” didalam pengembangan gerakan moral ini mau dan mampu mengkampanyekan / menularkan racun sehat ini kepada seluruh lapisan masyarakat.

Dalam proses menularkan racun ini tentu saja sebaiknya kita mulai dari orang-orang terdekat kita yaitu keluarga kita, sehingga ketika kita “menyatakan” diri sebagai bagian dari gerakan b2w, diharapkan keluarga kitapun juga menjadi bagian dari gerakan b2w serta menjadikan sepeda sebagai alat transportasi alternative, sehingga merekapun menjadi sahabat b2w, artinya disini secara sederhana dapat saya gambarkan (sebagai contoh) bahwa ketika saya (poetoet) menyatakan diri sebagai bagian dari gerakan b2w, maka saya memiliki sahabat b2w yaitu anda semua, dan persahabatan ini tidak berhenti disini tetapi lebih dari itu bahwa istri dan anak-anak sayapun juga bersabahat dengan anda, maksudnya adalah persahabatan di b2w diharapkan merupakan persahabatan keluarga, kalau sudah demikian, agar persahabatan ini terasa lebih “dekat/hangat” maka ketika anak saya “memanggil” anda, sahabatku di b2w, akan diawali dengan panggilan sayang “om” atau “tante”

….dan ketika saya atau istri saya memanggil anda, kamipun akan mengikuti anak kami didalam memanggil anda, yaitu om atau tante…..terasa lebih dekat dan hangat bukan ?

Itulah persepsi saya didalam memaknai panggilan “om” atau “tante” di b2w indonesia.

Jakarta, 08 April 201
Om Ndlahom

Comments are closed.
. .